MASIH ADAKAH
BANTAHAN TERHADAP TEORI EVOLUSI???
Apa yang pertama kali ada dalam pikiran kalian ketika mendengar
kata evolusi?
Darwin?? Manusia berasal dari monyet?? Teori ini Sesat karena menimbulkan atheisme??
Jika salah satunya benar, maka silahkan meneruskan membaca tulisan
ini…
Darwin? Siapa dia?
Hingga menjadi sosok yang terkenal karena teori evolusinya yang kontroversial. Sebelumnya kita harus mengetahui siapa itu
Darwin karena ada pepatah tak kenal maka berkenalan terlebih dahulu. Charles Robert Darwin lahir pada 12 februari 1809.
Charles Darwin dilahirkan di Shrewsbury, Shropshire, Inggris, di rumah
keluarganya, the Mount House. Ia adalah anak kelima dari enam bersaudara
dari seorang dokter yang kaya, Robert Darwin dan Susannah Wedgwood.
Kakeknya, Erasmus
Darwin dari pihak ayah dan Josiah Wedgwood dari pihak ibunya.
Keduanya berasal dari keluarga Inggris terkemuka, keluarga Darwin-Wedgwood yang
mendukung gereja Unitarian. Ibunya meninggal dunia ketika ia masih berusia
delapan tahun dan pada tahun berikutnya ia bersekolah di Sekolah Shrewsbury. Charles
Darwin (1809-1882) memiliki nama panjang Charles Robert Darwin adalah ilmuwan
asal negara Inggris yang menemukan hasil penelitian di pulau galapagos untuk
menunjang teori evolusi. Charles Darwin disebut sebagai bapak evolusi karena
memiliki data yang lebih lengkap untuk menguatkan teori evolusi.
Ia
mengembangkan minatnya dalam sejarah alam ketika ia mula-mula belajar ilmu kedokteran,
dan kemudian teologi, di universitas. Perjalanan lautnya ke seluruh dunia
selama lima tahun di atas kapal HMS Beagle tulisan-tulisannya
yang berikutnya menjadikannya seorang geologis terkemuka dan penulis yang
terkenal. Pengamatan biologisnya membawanya kepada kajian tentang transmutasi
spesies dan ia mengembangkan teorinya tentang seleksi alam pada 1838. Karena
sadar sepenuhnya bahwa orang-orang lain yang mengemukakan gagasan-gagasan yang
dianggap sesat seperti itu mengalami hukuman yang hebat, ia hanya menyampaikan
penelitiannya ini kepada teman-teman terdekatnya. Namun ia meneruskan
penelitiannya dengan menyadari akan munculnya berbagai keberatan terhadap
hasilnya.
Namun pada
1858 informasi bahwa Alfred Russel Wallace juga menemukan teori
serupa mendorongnya melakukan penerbitan bersama tentang teori Darwin. Namun pengaruh
Darwin lebih penting terhadap pemikiran agama ketimbang terhadap segi ilmu
pengetahuan atau sosiologi. Pada masa Darwin dan bertahun-tahun sesudahnya,
banyak penganut setia Nasrani percaya bahwa menerima teori Darwin berarti
menurunkan derajat kepercayaan terhadap agama. Kekhawatiran mereka ini
barangkali ada dasarnya biarpun jelas banyak sebab faktor lain yang jadi
lantaran lunturnya kepercayaan beragama (Darwin sendiri menjadi seorang
sekuler).
Kita sering mendengar mengenai teori evolusi Darwin, tetapi nampaknya
banyak orang yang salah mengartikan ini sehingga muncul kesalahpahaman yang secara
terus menerus disebarluaskan yang menyebabkan terjadinya propaganda yang dapat
menguntungkan beberapa pihak. Orang sering mengatakan bahwa teori evolusi ini
mengatakan bahwa nenek moyang manusia berasal dari monyet, padahal tidak sama
sekali. Mungkin tidak sesingkat dan bukan seperti itu yang dimaksudkan oleh
Darwin. Jika ditelusuri sedikit lebih jauh, manusia termasuk ke dalam famili
Hominidae dan satu ordo dengan monyet yaitu Primata. Sefamili bukan berarti
100% sama, namun ada beberapa kemiripan ciri misalnya sama-sama mamalia yakni
melahirkan dan menyusui (betina untuk hewan dan perempuan untuk manusia) selain
itu juga sama-sama berjalan dengan dua kaki walaupun monyet dan sejenisnya
terkadang memanfaatkan tangannya untuk berjalan.
Proses evolusi merupakan proses yang lama dan membutuhkan waktu miliaran
tahun, maka waktu hidup manusia yang hanya ± 60 tahun ini terlalu pendek untuk
dapat menyaksikan proses evolusi ini. Itulah mengapa kita
mencari petunjuk dari catatan fosil, dengan menggali untuk mencari
tulang-belulang nenek moyang kita yang sudah meninggal jutaan tahun yang lalu. Teori Evolusi juga didukung oleh
banyak bukti dari berbagai cabang disiplin ilmu pengetahuan. Data dari geology,
paleontology, botany, zoology, biogeography, comparative anatomy and
physiology, genetics, molecular biology, developmental biology, embryology,
population genetics, genome sequencing, dan banyak lagi yang semua menjurus
kepada satu kesimpulan, yaitu makhluk hidup berevolusi. Bahkan, kita bisa
mengobservasi langsung evolusi makhluk hidup yang memiliki siklus reproduksi
yang pendek, seperti virus dan bakteri (Micro-evolution). Pengetahuan
tentang evolusi virus dan bakteri ini sangat penting bagi penelitian medis.
Melaluievolutionary medicine inilah para peneliti menemukan obat/vaksin
untuk SARS, Flu Burung, dan bermanfaat dalam upaya penelitian obat bagi HIV.
Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori
bahwa makhluk hidup yang tidak mampu
beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal
hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk
hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya. Seleksi alam bukan hanya soal pertarungan dalam berebut
pasangan atau makanan, tetapi juga pertahanan hidup untuk menyesuaikan dengan
keadaan lingkungan, seleksi alam bukan factor penentu terjadinya evolusi,
melainkan memperjelas terjadinya evolusi.
Contoh seleksi alam misalnya yang
terjadi pada ngengat biston betularia. Ngengat biston betularia
putih sebelum terjadinya revolusi industrijumlahnya lebih banyak
daripada ngengat biston betularia hitam. Namun setelah terjadinya revolusi industri, jumlah ngengat biston
betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Ini
terjadi karena ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi
dengan lingkungan yang baru. Pada saat sebelum terjadinya revolusi di Inggris,
udara di Inggris masih bebas dari asap industri, sehingga populasi ngengat
biston betularia hitam menurun karena tidak dapat beradaptsi dengan
lingkungannya. namun setelah revolusi industri, udara di Inggris menjadi gelap
oleh asap dan debu industri, sehingga populasi ngengat biston betularia putih
menurun karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan, akibatnya mudah
ditangkap oleh pemangsanya.
Selain itu banyak yang mengatakan bahwa Evolusi hanyalah sebuah teori, bukannya
fakta. Namun perlu ditegaskan di sini bahwa teori dalam pengertian ilmiah
sangat berbeda dengan teori dalam pengertian sehari-hari, dalam pengertian
sehari-hari orang sering barkata "ah cuma teori", menurut mereka
teori hanyalah dugaan yang sedikit atau tanpa adanya bukti. Akan tetapi dalam
pengertian ilmiah, teori adalah sebuah kumpulan pernyataan yang saling
berhubungan dan didukung dengan baik yang menjelaskan berbagai pengamatan dan
dapat digunakan untuk membuat prediksi yang dapat diuji. Contohnya teori Bumi
mengelilingi mtahari dapat diamati sebagai sebuah fakta yang tidak
terbantahkan, padahal sebenarnya itu cuma murni teoritis.
Memang teori
evolusi masih terdapat gap atau jarak yang belum dapat dijelaskan. Tetapi
kenyataanya teori evolusi bisa menjelaskan dengan baik beberapa hal seperti spesiasi,
diferensiasi, homologi, DNA dan juga organ vestiglal dalam tubuh manusia dan
hewan (usus buntu dan tulang ekor). Seharusnya kalau ingin meruntuhkan teori
evolusi dia harus bisa mengajukan teori baru yang menyamai keberhasilan teori
evolusi dan menjelaskan gap yang terdapat dalam teori evolusi (seperti teori
relativitas Einstein yang menggantikan teori mekanika klasik Newton). Hal
inilah yang tidak dilakukan oleh penentang evolusi seperti Harun Yahya, dia
selalu menampilkan kritikan ilmuwan terhadap evolusi tetapi tidak pernah
menyajikan keberhasilan yang dicapai teori evolusi. Dia hanya mengklaim bahwa
teori evolusi telah runtuh di kalangan ilmuwan.
Bicara mengenai DNA, terdapat banyak penelitian mengenai DNA ini pada era modern
dengan berbagai alat yang canggih dimana termasuk ke dalam penelitian bidang
Biologi Molekuler, yang mana pada tiap makhluk hidup memiliki susunan DNA yang
berbeda namun tersusun dari bahan dasar yang sama yaitu basa nitrogen yang
terbagi menjadi purin ( Guanin dan Adenin ) dan pirimidin (Timin dan Sitosin).
Dimisalkan basa nitrogen itu tepung, kemudian dapat dijadikan berbagai macam
olahan misal donat, kue tart, pisang goreng dll. Hal ini seperti firman Allah
dalam QS. Fushilat ayat 53 yang berbunyi:
سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا
فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ
أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Artinya:
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda
(kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga
jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu.
Ayat di atas
lebih kurang menjelaskan bahwa terdapat pelajaran dalam diri manusia itu
sendiri, bahwa sesungguhnya Al-Qur'an itu benar bagi orang-orang yang mau
berpikir. DNA merupakan materi genetik yang sangat penting bagi keberlangsungan
hidup setiap spesies. Oleh karenanya penting dipelajari mengenai genetika ini,
khususnya genetika molekuler. Karena evolusi hanya dapat dipahami
dengan pemahaman terhadap genetika molekuler. Organisme tanpa mutasi adalah
organisme yang DNAnya 100% sama dengan DNA orang tuanya (pada kasus aseksual)
atau 100% sama dengan kombinasi DNA kedua orang tuanya (dalam kasus seksual).
Dalam realitas ini hampir mustahil terjadi, apalagi pada DNA yang begitu besar.
Selalu ada mutasi, dan mutasi ini kemudian diseleksi alam sehingga menjadi beraneka
ragam individu, masing-masing punya kekhasan sendiri-sendiri.
Selain itu konsep evolusi juga
diperlukan sebagai dasar dalam pemuliaan tanaman atau dikenal dengan tanaman
transgenik, yang mana merubah susunan basa nitrogen dari aslinya, bisa dengan penambahan
(penyisipan gen dari pendonor) maupun pengurangan basa nitrogen. Contohnya pada
tanaman tomat, proses pelunakan tomat diperlambat sehingga tomat dapat disimpan
lebih lama dan tidak cepat busuk, Gen khusus yang disebut antisenescens
ditransfer ke dalam tomat untuk menghambat enzim poligalakturonase (enzim yang mempercepat kerusakan
dinding sel tomat). Selain menggunakan gen dari bakteri E. coli, tomat
transgenik juga dibuat dengan memodifikasi gen yang telah dimiliknya secara
alami. Hal tersebut menguntungkan bagi manusia karena dapat memperlama masa
simpan buah tomat.
Terdapat
kesalahpahaman yang lain mengenai teori evolusi yakni teori evolusi menyatakan
kalau kehidupan muncul secara kebetulan dari benda mati
Pandangan ini juga yang selalu digunakan sebagai senjata untuk melawan teori evolusi. Pandangan ini tentu saja salah, teori evolusi tidak pernah membahas asal-usul kehidupan, teori evolusi hanya membahas asal-usul keberagaman spesies. Teori yang membahas asal-usul kehidupan adalah abiogenesis. Jadi teori evolusi tidak peduli apakah kehidupan berasal dari alien atau dari monyet, begitu makhluk hidup pertama terbentuk maka dia akan berevolusi. Dari sini dapat dilihat bahwa para penentang evolusi tidak bisa membedakan teori evolusi dengan teori abiogenesis.
Pandangan ini juga yang selalu digunakan sebagai senjata untuk melawan teori evolusi. Pandangan ini tentu saja salah, teori evolusi tidak pernah membahas asal-usul kehidupan, teori evolusi hanya membahas asal-usul keberagaman spesies. Teori yang membahas asal-usul kehidupan adalah abiogenesis. Jadi teori evolusi tidak peduli apakah kehidupan berasal dari alien atau dari monyet, begitu makhluk hidup pertama terbentuk maka dia akan berevolusi. Dari sini dapat dilihat bahwa para penentang evolusi tidak bisa membedakan teori evolusi dengan teori abiogenesis.
Penciptaan yang hidup dari yang mati merupakan kuasa
Allah swt, seperti dalam QS. Al-An'am ayat 95 yang
berbunyi:
إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَى يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ
الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ذَلِكُمُ
اللَّهُ فَأَنَّى
تُؤْفَكُونَ )٩٥(
Artinya:
Sungguh, Allah yang menumbuhkan butir (padi-padian) dan biji
(kurma). Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati
dari yang hidup. Itulah (kekuasaan) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? [QS. Al-An'am: 95]
Tafsir maudhui'i mengenai ayat di atas menjelaskan bahwa Allah swt
mengeluarkan kehidupan dari kematian, di alam semesta ini belum terdapat
kehidupan hingga Allah menjadikan kehidupan dari kematian. Dan sejak saat
itulah kehidupan keluar dari sesuatu yang mati, kemudian berubahlah atom-atom
yang mati dalam waktu sekejap melalui perantara zat-zat hidup menjadi materi fisik yang hidup lalu ia
berubah lagi menjadi atom-atom yang mati. Hingga suatu saat nanti semua
eksistensi yang hidup ini akan berubah menjadi atom-atom yang mati.
Tafsir ayat di atas bukanlah seperti teori
abiogenesis melainkan seperti pengeluaran senyawa kimia dari tumbuhan dan
proses kultur jaringan yang menumbuhkan bagian tanaman yang sudah mati (lepas
dari tubuh tumbuhan) menjadi individu baru yang hidup karena sel-selnya
memiliki kemampuan totipotensi. Teori evolusi hanya menjelaskan mengenai
spesiasi atau perkembangan makhluk hidup yang sudah ada menjadi lebih
berkembang bukan penciptaan makhluk hidup seperti yang dikatakan kebanyakan
orang. Misalnya awalnya sudah ada cabai, bawang, garam, kecap, nasi, dan telur
kemudian dimasak menjadi nasi goreng, bukan menjelaskan bagaimana terbentuknya
atau asal usul adanya cabai dll. Teori evolusi berbeda dengan metamorfosis
makhluk hidup, melainkan perubahan susunan basa nitrogen seperti penjelasan
sebelumnya.
Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan
penjelasan di atas yakni evolusi tidak menyatakan bahwa makhluk hidup harus
berubah dari satu spesies menjadi spesies baru, seleksi alam bukan penyebab
evolusi melainkan memperjelas terjadinya evolusi, dan terdapat hubungan erat
antara genetika dengan evolusi, karena perubahan pada populasi dari generasi ke
generasi merupakan evolusi yang mengindikasikan terjadinya perubahan materi
genetik dan dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan. Selain itu evolusi juga
berperan dalam pemuliaan tanaman maupun hewan yang memberi kemanfaatan bagi
manusia. Dan juga evolusi bukanlah teori yang sesat, melainkan cara berpikir
manusialah yang membuatnya menjadi sesat dikarenakan pemikiran yang dilatar
belakangi oleh nafsu duniawi.
*Semoga
hatinya dibuka oleh Allah untuk dapat memahami evolusi dengan baik tanpa
terpengaruh isu propaganda…
*Semoga
kecerdasan yang dimiliki tidak dijadikan untuk menjadi penjilat
*Semoga
bermanfaat bagi pembaca yang budiman
Akhirun
kata Wassalamualaikum. Wr. Wb
DAFTAR PUSTAKA
Donald R. Prothero, 2007. Evolution: What the Fossils Say and
Why it Matters. Columbia University Press.
FG Winarno,
Agustinah W (2007). Pengantar Bioteknologi. MBRIO Press.ISBN 979-3098-58-9. Hal.131-139;182
Jazuli, Ahzani Sami’un. 2005. Menjelajah Kehidupan dalam Alqur’an:
Tafsir Maudhu’I atas Tema-tema Kehidupan (Al Hayah) dalam Alqur’an. Jakarta : Al ‘Itishom Cahaya Umat.
John Rennie, 2002. 15 Answers to Creationist Nonsense. America:
Scientific American
Skeptics Society, 2002. Top 10 Myths About Evolution (And How We
Know It Really Happened).
Timothy Rockey.
2010. The Transgenic Tomato. ILSI Research Foundation

Tidak ada komentar:
Posting Komentar